JAKARTA (fokusislam) – Sebagian kalangan khawatir PULDAPII (Perkumpulan Lembaga Dakwah dan Pendidikan Islam), akan terjun ke dunia politik. Tambah besar kekhawatiran mereka ketika Hakim MK Patrialis Akbar menyarankan agar lembaga-lembaga yang berada di naungan PULDAPII bisa mencetak generasi calon pemimpin bangsa dan agar tidak ragu untuk masuk ke dalam pemerintahan.

Kekhawatiran tersebut langsung ditepis oleh Ketua Dewan Pembina PULDAPII Ustadz Yusuf Utsman Baisa. Dia menegaskan bahwa PULDAPII tidak akan terjun ke politik praktis.

“Puldapii tidak ingin berpolitik praktis, kita tidak dukung mendukung partai politik,” kata Ustadz Yusuf saat jumpa pers dengan awak media, Kamis (29/10/2015)

Alasan tidak akan terjun ke politik praktis, Ketua Umum DPP Perhimpunan Al Irsyad ini blak blakan bahwa bidang yang dikuasai PULDAPII adalah dakwah dan pendidikan, bukan politik.

“Bukan tidak suka tapi tidak mau direpotkan dengan sesuatu yang tidak kita kuasai. Bidang kita pendidikan dan dakwah,” ujarnya.

Adapun pendekatan kepada tokoh nasional, kata Ustadz Yusuf, bukanlah dukungan kepada politik tertentu tapi menunjukkan akrab dengan pemerintah,” terangnya.

“Ini juga jadi bukti bahwa kita berjalan bersama pemerintah,” paparnya.

Terkait dengan menyiapkan calon pemimpin di masa yang akan datang, Ustadz Yusuf melakukannya dengan meningkatkan mutu pendidikan.

“Orientasinya lebih mengarah ke leadership dengan meningkatkan kurikulum yang berkualitas,” tegasnya.

Senada dengan Ustadz Yusuf, Anggota Dewan Pembina PULDAPII, Ustadz Abu Qotadah juga mencoba meyakinkan hal itu. Menurutnya, menyiapkan calon pemimpin bangsa yaitu dengan meningkatkan SDM PULDAPII.

“PULDAPII membangun sumber daya manusia yang menguasai disiplin ilmu yang digelutinya,” terangnya.

“Kalau jadi ilmuwan ya Ilmuwan yang Islami, kalau jadi dokter ya dokter yang Islami. Bukan PULDAPII ikut bersama mereka,” tukasnya.

Rep: Budi Marta

KIRIM BALASAN

Mohon isi komentar Anda!
Mohon isi nama Anda disini